Posted in
Label:
kenikmatan,
nasehat,
syaikh as-sa'di,
syukur
|
05:41
“... Agar seorang hamba (yaitu manusia) sepatutnya merenungi dan memikirkan nikmat-nikmat Allah atas dirinya, membandingkannya pada saat kenikmatan tersebut tidak ada ... Jika dia membandingkan ketika kenikmatan itu ada dan ketika tidak ada, akalnya akan menjadi sadar akan letak-letak kenikmatan Allah (pada dirinya).
Posted in
Label:
fatwa,
fiqih,
keluarga,
kristen,
lajnah ad-daimah,
masuk islam,
tali pernikahan
|
05:36
S: Seorang wanita nasrani menikah dengan lelaki nasrani, kemudian wanita itu masuk islam dalam masa tua keduanya. Dan tidak ada hubungan biologis antara keduanya. Apakah wanita itu boleh untuk tetap bersama suaminya atau akad nikah itu ter-fasakh (terhapus)? Dan masa iddahnya apa? Apa hukum mahar? Dan apakah boleh lelaki nasrani itu kembali kepada wanita itu jika lelaki tadi masuk Islam?
Posted in
Label:
aqidah,
fiqih,
gaji bulanan,
keluarga,
korban perang,
mertua,
orang tua,
perang Iraq Iran,
tentara
|
04:55
Seorang wanita menceritakan bahwa dirinya dulu memeluk agama kristen (nasrani, masihi), kemudian pada saat itu datang seorang pemuda muslim kepadanya ingin untuk menikah dengannya. Namun orang tua wanita tersebut menolak untuk menyetujui pernikahan ini.
Karena kepercayaan dan rasa suka wanita ini dengan pemuda itu untuk mengadakan ikatan dengannya, wanita itu lari dari rumah orang tuanya dan pergi kepada pemuda itu. Kemudian wanita itu menikah. Dan karena pengaruh pemuda itu akhirnya wanita itu masuk Islam.
Posted in
Label:
agama islam,
aqidah,
berbakti,
fiqih,
kafir asli,
keluarga,
masuk islam,
non muslim,
orang tua,
salib
|
05:14
S: Allah telah memberiku petunjuk dan memasukkan aku ke dalam agama yang benar Islam melalui perantara sebagian syaikh (tokoh agama) Sudan. Hal itu diikuti dengan pengubahan namaku dari ‘Abdush Shalib (Hamba salib) menjadi Abdullah. Namun hal itu tidak disetujui oleh orang tuaku. Dia memerintahkan agar aku tidak melanggar namaku dan nama keluarga. Perselisihan antara aku dan dia pun meruncing, sampai membuatku meninggalkan tempat tinggal orang tuaku dan aku berpindah ke negeri yang mulia ini. Namun aku selalu bimbang dalam perkaraku, apakah Islam menuntutku untuk membuat ridha orang tuaku dan taat kepadanya meskipun dia seorang Kristen (nashrani), ataukah Islam menuntutku untuk masa bodoh dengan yang dikatakan orangtuaku kepadaku. Dan perlu diketahui bahwa orang tuaku masih Kristen (nashrani) dan fanatik terhadap agamanya dan namaku dulu adalah ‘Abdushshalib!
Posted in
Label:
agama islam,
aqidah,
datang bulan,
fiqih,
haidh,
non muslim,
orang kafir,
puasa,
Qadha,
ramadhan,
sakit
|
13:14
S: Jika seorang non muslim masuk islam pada siang hari bulan ramadhan, apakah dia wajib menahan diri (dari makan, minum dan perkara lain yang merusak dan membatalkan puasa) pada sisa hari itu?
J: Ya. Dia harus menahan diri pada sisa hari waktu dia masuk Islam, karena sekarang dia menjadi orang yang wajib untuk berpuasa, sehingga puasa itu wajib baginya. Ini berbeda dengan hilangnya faktor penghalang (sebuah kewajiban), jika (seorang muslim mempunyai satu faktor penghalang untuk melakukan kewajiban, kemudian) faktor penghalang itu hilang, maka dia tidak menahan diri pada sisa hari itu.
Posted in
Label:
agama islam,
agama Kristen,
aqidah,
fiqih,
khitan,
lajnah ad-daimah,
mandi,
syaikh bin baz,
tata cara masuk islam
|
07:28
S: Seorang laki-laki kristen (nasrani) dan isterinya ingin masuk islam, kemudian seorang yang dikedepankan berfatwa memerintahkan untuk mandi seluruh badannya dan mengucapkan dua kalimat syahadat dalam keadaan taat, ridha, dan tunduk. Dan juga diperintahkan untuk khitan. Dia bertanya apakah ini sah atau tidak? Dan dia ingin surat kepadanya yang berisi perkataan salaf dalam hal itu dan tata-cara yang dulu berlaku tentang masuknya seorang kafir dalam islam pada masa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam?
Posted in
Label:
agama islam,
fiqih,
masuk islam,
mengubah nama,
nama hijrah,
syaikh fauzan
|
07:26
S: Apakah boleh seseorang yang masuk Islam untuk mengubah namanya?
J: Jika seorang kafir masuk Islam, dia tidak mesti untuk mengubah namanya, kecuali:
Posted in
Label:
agama islam,
konsekuensi syahadat,
syaikh fauzan
|
07:24
S: Syahadat La ilaha Illallah (Tiada Sesembahan Yang Benar Kecuali Allah) adalah kunci masuk agama Islam dan landasannya yang mendasar. Apakah orang yang mengucapkannya semata, masuk ke dalam golongan kaum muslimin, tanpa amalan? Apakah agama-agama samawiyah selain agama Islam yang dibawa Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam datang dengan landasan yang mendasar ini?
Posted in
Label:
fiqih,
kafir asli,
kafir murtad,
masuk islam,
memeluk islam,
nasehat,
non muslim,
Syaikh Utsaimin
|
09:23
S: Tentang orang-orang non muslim yang ingin masuk Islam, sebagian kaum muslimin berpadangan agar mereka tidak terburu-buru masuk ke dalam Islam. Dia berpadangan untuk memberikan buku-buku dan rekaman-rekaman kajian kepada mereka. Agar mereka bisa mempelajari dan memahami tentang aqidah (keyakinan) islam selama sebulan atau dua bulan. Ada seorang yang datang dan berkata: “Aku ingin masuk Islam, dan setelah itu beritahu aku dengan ibadah-ibadah yang wajib atasku.”
Apakah lebih utama untuk bersegera memasukkan dia ke dalam Islam atau menundanya sampai dia belajar lebih dulu?
Posted in
Label:
agama islam,
agama Kristen,
aqidah,
Nabi Isa,
Nabi Muhammad,
perbandingan agama,
Yesus
|
09:20
S: Apakah perbedaan antara Islam dan kristen (nashrani)?
J: Islam adalah agama tauhid (pengesaan Allah dalam ibadah). Allah telah mengutus Nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam membawa Islam ini, dan mewajibkan tsaqolain jin dan manusia untuk masuk ke dalam Islam. Allah berfirman:
{ وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ }
“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (Ali Imran: 85)